Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Berbahagialah Menjadi Guru

Berbahagialah Menjadi Guru


Berbahagialah Menjadi Guru,

JSIT Karanganyar - GURU adalah profesi terhormat, tidak kalah terhormatnya dengan profesi lain yang di damba-dambakan oleh sebagian orang. Akan tetapi ada sebagian guru yang merasa rendah karena mengajar di level “rendah” dan merasa tinggi karena mengajar di level lebih “tinggi”. Pada akhirnya muncul fenomena seorang guru SD/MI pendidikan S1, setelah kuliah S2 ingin pindah ke SMP/MTs. Demikian pula ada guru SMP/MTs setelah pendidikan S2 ingin pindah jadi guru SMA/MA. Apakah demikian salah? Saya kira itu tidak salah.

Namun sayang, ketika seorang guru SD/MI atau guru SMP/MTs dengan pendidikannya lebih tinggi tentu diharapkan akan memberikan yang lebih baik bagi siswanya karena ia akan semakin expert dalam bidangnya. Sering kita dengar di negara-negara maju seorang bergelar Doktor menjadi kepala SD atau bahkan mengajar di sekolah dasar, dan hasilnya sudah bisa kita duga.

Seorang yang mengajar di SMP/MTs atau SMA/MA tidak lebih mulia dan terhormat dari guru yg mengajr di SD/MI. Demikian pula guru SD/MI tidak lebih mulia dan terhormat dari guru TK/RA. Semua guru sama-sama mulia dan terhormat, dan tentu setiap jenjang memiliki tingkat kesulitan masing-masing serta sama-sama harus memiliki keahlian khusus.

Begitu pun tingkat kepentingannya. Semua jenjang pendidikan sama-sama penting. Apakah pendidikan lanjutan lebih penting daripada pendidikan dasar atau bahakan TK/RA? Tentu tidak!

Jadi dimanapun Anda mengajar, setinggi apapun pendidikan Anda, Anda guru yang mulia dan penting.

Berbahagialah menjadi guru.
sumber : islampos.com