Kehadiran JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan anak-anak di Indonesia. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Drs. Yuliatmono MM dalam sambutan pembukaan Seminar Nasional JSIT Jawa Tengah di Hotel River Hill Tawangmangu minggu 29 Nopember 2015. “JSIT sudah dirasakan manfaatnya, kehadirannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Seminar yang dilaksanakan dalam rangka puncak rangkaian peringatan hari guru 2015 ini dihadiri 500 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah dalam Jaringan sekolah SIT se-Jawa Tengah. Mengambil tema ‘JSIT Jawa Tengah berkhidmat untuk Indonesia’ hadir sebagai pembicara Sukro Muhab M.Si (Ketua JSIT Pusat), Drs. Sutarmanto M.Pd (KaSie Pengembangan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah), Prof. DR rer.nat. Sajidan M.Si (Tim Pengembang Sertifikasi Guru Konsorsium Sertifikasi Guru Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan 2014-2015)
Sebelumnya, sabtu 28 nopember 2015 di tempat yang sama diadakan aneka lomba guru dari jenjang PAUD sampai SMA diikuti guru-guru dalam jaringan sekolah SIT se-Jawa Tengah. Lomba yang diadakan diantaranya Kreativitas Pembelajaran, Alat Peraga Pendidikan, mendongeng, membuat buku cerita berkarakter, mengarang lagu, dan Penelitian tindakan kelas.
Dalam acara ini pula diberikan JSIT award kategori guru berprestasi atas nama Tiara Pangesti Dewi S.Pd dari SMPIT Bina Amal Semarang dan Tokoh Inspiratif Pendidikan atas nama Suwarsi S.Si M.Si dari TKIT Insan Kamil Karanganyar. Selain piala dan piagam penghargaan masing-masing memperoleh Rp 5.000.000 dari JSIT Indonesia.
Selain seminar dan aneka lomba, dalam puncak peringatan hari guru ini juga diserahkan infak pembangunan sekretariat JSIT Pusat dari JSIT Jawa Tengah senilai Rp. 44.444.000 .
Galeri Kegiatan :





