Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Ajarkan Anak Sopan Santun

Ajarkan Anak Sopan Santun


Ajarkan Anak Sopan Santun


JSIT Karanganyar - Salah satu hal terpenting yang bisa Anda berikan pada anak adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain. Bersikap sopan, bertutur halus, dan kontak mata merupakan dasar dari berhasilnya suatu hubungan dengan orang lain. Jadi, inilah yang harus Anda berikan pada sebagai bagian dari tugas Anda sebagai orang tua. Namun, yang membuat frustrasi adalah beberapa anak tidak bisa melakukannya walau Anda sudah bersusah payah mencobanya. Berikut tip untuk membantu Anda:

1. Terapkan prinsip ‘kita’. Anak usia 5 – 10 tahun sedang belajar mengenali norma-norma yang ada dalam masyarakat: Mana yang benar dan salah, dan bagaimana mereka diharapkan berperilaku. Salah satu solusinya adalah menerapkan prinsip ‘kita’: “Inilah bagaimana kita berbicara, berperilaku, percayai, makan, dll.” Nah, norma ‘kita’ ini menjadi akar dalam kepribadian anak dan secara alami akan menjadi bagian dari perilakunya. Yang pasti, jangan pernah meremehkan sejauh mana peran Anda sebagai teladan yang bisa memengaruhi anak. Anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sopan memang tidak selalu bersikap sopan di sekitar orang tuanya ketimbang dengan orang lain. Meski begitu, Anda akan menuai pujian karena teman atau guru akan bilang, “Wah, anak benar-benar sopan, ya?”

2. Berharap bisa menghargai orang lain. Berperilaku sopan menunjukkan bahwa kita menghargai atau respek pada orang lain. Anak perlu belajar menatap seseorang pada matanya saat berbicara dengannya dan menyapa dengan nama atau gelar untuk menunjukkan respek. Ajarkan si kecil untuk, misalnya, mengatakan, “Miss Sandra, bolehkah saya….” Atau “Terima kasih, dr. Rama….” Bagaimana pun, anak ingin disukai oleh orang yang ditemuinya. Katakan padanya, “Ketika kamu berbicara sopan pada seseorang, ini menunjukkan bahwa kamu menghargainya, dan orang tersebut akan suka sama kamu karena apa yang kamu lakukan itu.”

3. Manfaatkan peer group-nya. Bangun pertemanan dengan anak dan keluarga yang bisa menjadi teladan perilaku dan juga perkataannya. Jadi, anak bisa belajar dari mereka. Ya, menghabiskan waktu dengan teman yang sopan akan membuat anak berpikir kalau semua orang harus berperilaku seperti itu juga.

4. Gunakan kontak mata. Ketika memberi arahan pada anak, misalnya memintanya untuk membereskan kamar atau membantu di dapur, berjongkoknya hingga mata Anda selevel dengannya dan tunggu hingga matanya berkontak langsung dengan mata Anda. Untuk mendapatkan perhatiannya, gunakan namanya dan buka pembicaraan dengan, “Mama perlu mata kamu. Mama perlu telinga kamu.” Pastikan tatapan mata ke mata ini terjadi secara langsung dan ramah.
sumber : parenting.co.id