Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Ini Dia Keuntungan Menyambung Persaudaraan

Ini Dia Keuntungan Menyambung Persaudaraan

Ini Dia Keuntungan Menyambung Persaudaraan
JSIT Karanganyar - BANYAK keuntungan yang bisa didapat dari silaturahim, selain dari sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Baik itu dengan saudara seagama maupun silaturahim dengan saudara sedarah daging (saudara kandung), misalnya dengan orang tua, paman, adik, kakak, tetangga, teman, dan semua orang yang kita kenal ataupun tidak.

Silaturahim merupakan salah satu yang mengajarkan kita untuk pandai berkomunikasi yang sampai kapanpun hal ini akan bermanfaat, ketika kita berada di lingkungan baru ataupun lingkungn sehari-hari. Silaturahim juga memiliki keuntungan-keuntungan yang lain sebagai berikut:

Pertama dan paling utama ialah Allah SWT menjanjikan bagi yang menjaga silaturahim, akan Allah masukkan kedalam surga ‘Adn, sebagaimana firmanNya:

“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk (akan dimasukan dalam surga ‘Adn),” (QS Ar-Ra’d: 21).

Siapa yang tidak mau masuk surga? Pasti semuanya mau masuk surga kan. Baik itu koruptor yang dengan lahapnya memakan uang rakyat, pasti ia juga mau masuk surga tuh. Yuk, kita jalin persaudaraan!

Kedua, memperluas rezekinya dan ditunda ajalnya. Subhanallah, begitu besar keuntungan menjaga silaturahim ini, sehingga kita diberi keluasan dalam rezeki dan ditangguhkan kematian kita, sebagaimana sabda Rasulullah SAW.

“Barang siapa yang ingin memperluas rezekinya dan ditunda ajalnya, maka hendaklah menyambung (persaudaraan) dengan saudaranya,” (HR Al-Bukhari).

Maksud dari memperluas rezeki di sini ialah jika kita menyambung tali persaudaraan maka dengan sendirinya kita memiliki banyak orang yang kita kenal di mana saja. Sehingga, mempermudah kita ketika berpergian, pasti ada orang yang kita kenal. Ketika kita singgah (mampir) kerumahnya untuk menyambung tali persaudaraan maka kita akan memperoleh makanan yang disuguhkan, dan bisa jadi kita akan mendapatkan buah tangan dari orang yang kita kunjungi. Nah itu dia, yang dimaksud dengan memperluas rezeki.

Tetapi, perlu diingat bahwa rezeki itu harus dicari dengan kerja keras, cara yang halal, dan tentu saja bertawakal kepada Allah SWT yang Maha pemberi rezeki. [dry/islampos].