Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / , , Seru, empat tempat tujuan wisata SMPIT Insan Kamil Karanganyar ke Jogja-Bandung

Seru, empat tempat tujuan wisata SMPIT Insan Kamil Karanganyar ke Jogja-Bandung

Serunya Study Tour yang kami mulai dari tempat Wisata Pantai Parangtritis, yang merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk.

Dilanjutkan ke tempat Bersejarah Museum Geologi yang didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Sejarah Berdirinya Museum Geologi Bandung sangat identik dengan keberadaan Belanda di zaman kolonialisme di Indonesia dan juga pengaruh dari dunia, yang mana pada saat itu para ahli geologi eropa tengah intensif melakukan banyak kegiatan penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17. Pada saat negeri-negri di belahan dunia Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, benua biru tersebut sangat memerlukan banyak sekali jenis dan bahan tambang yang akan digunakan sebagai bahan dasar industri mereka.

Melihat prospek yang sangat bagus tersebut, lantas membuat Pemerintah Hindia Belanda sadar begitu pentingnya penguasaan bahan galian di berada di wilayah Nusantara pada saat itu. Melalui proyek ini, diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat didukung dengan keberadaanya. Tepat di tahun 1850, maka dibentuklah lembaga Dienst van het Mijnwezen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral di seluruh wilayah kepulauan indonesia.

Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

Setelah itu ke Objek Wisata Kawah Putih yang merupakan hasil dari letusan Gunung Patuha pada abad ke 10 membuat banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati. Karena kepercayaan tersebut, tidak ada orang yang berani mendekati kawasan ini sampai akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang memutuskan untuk pergi ke puncak Gunung Patuha demi ilmu pengetahuan.
Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak Gunung Patuha dan dari sana ia melihat ada sebuah danau berwarna putih dengan bau belerang yang menyegat. Sejak itu, keberadaan Kawah Putih menjadi terkenal dan pada tahun 1987 pemerintah mulai mengembangkan Kawah Putih sebagai tempat wisata.

Perjalanan selanjutnya mampir ke Cibaduyut yang terkenal dengan sentra kerajinan tangan dan produksi sepatu super kompetitif  berkualitas tingkat Dunia. Dan itu menjadi akhir dari Tour kami. Dengan mengunjungi tempat tempat-tempat tersebut dapat mengajarkan kepada anak-anak bahwa kita harus menjaga dan melestarikan alam, adat, budaya yang ada di Indonesia.