m’Batik On The Street
merupakan acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten
Karanganyar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Dalam acara itu siswa-siswi
dari SMPIT Insan Kamil Karanganyar turut ikut serta dalam ajang membatik massal
tersebut. Kegiatan diadakan saat Car Free Day (CFD) di Jalan Lawu, Karanganyar
pada hari minggu (16/10).
Para siswa – siswi tampak
antusias mengikuti kegiatan itu. Kain putih sepanjang 120 meter digelar di
jalanan. Siswa langsung berjajar mengambil posisi. Masing-masing membawa
canting (alat batik) sendiri. Kain putih yang sudah tergambar polanya mulai
diolesi malam cair yang sudah dipanaskan di wajan.
Panas terik matahari
pagi tak mengurangi sedikitpun antusiasme peserta. Mereka terus mengoleskan
malam cair dengan cantingnya hingga selesai. Para siswa tersebut dibimbing
perajin batik asal Desa Girilayu, Kecamatan Matesih.
Mereka diarahkan untuk
mengoleskan malam secara perlahan. Sedikit demi sedikit, pola yang sudah
tergambar di kain itu menjadi polat batik. Selain itu, ada pula peserta yang
menggunakan cat lukis. Cara ini relatif cepat untuk menyelesaikan batik. Dalam
waktu hampir dua jam, kain yang semula putih sudah berubah menjadi batik
panjang.
Pesan yang disampaikan
dalam acara memperingati Hari Batik Nasional adalah untuk melestarikan budaya turun
temurun cara membatik dan menumbuhkan rasa cinta budaya batik di Kabupaten
Karanganyar.


