Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / , SDIT di Wilayah Karanganyar Timur Gelar Kemah Ukhuwah ke – 3

SDIT di Wilayah Karanganyar Timur Gelar Kemah Ukhuwah ke – 3


Ratusan siswa SDIT di Wilayah Karanganyar timur, menggelar KEMAH UKHUWAH III di Lapangan Bener, Tawangmangu, Sabtu – Ahad, 12-13 November 2016. Acara yang bertajuk “ Menjalin ukhuwah untuk menanamkan nilai kepramukaan dan menguatkan ruhiyah “ tersebut diselenggarakan oleh 3 SDIT di tiga kecamatan, yaitu SDIT Binaul Ummah Karangpandan, SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso dan SDIT Taruna Robbani Tawangmangu yang tergabung dalam JSIT Karanganyar. Kemah ini merupakan agenda tahunan yang mengambil tempat bergantian di tiga kecamatan tersebut.


Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintahan setempat dan Pengurus JSIT ( Jaringan  Sekolah Islam Terpadu ) Kabupaten Karanganyar. Acara tersebut dibuka oleh Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Tawangmangu, Tarwanto. Dalam kesempatan itu, Tarwanto mengapresiasi diadakannya kemah ukhuwah antar SDIT ini. “ Kegiatan ini sangat baik untuk membentuk karakter anak melalui berbagai kegiatan yang dilakukan di perkemahan. ” terang dia.
“ Jadilah anak – anak yang pinter, bener, prigel “ pesannya kepada peserta kemah ukhwah.

Total peserta yang mengikuti acara ini 360 siswa dari jenjang kelas 4 - 6. “ Ini bukan sekedar kemah biasa, tetapi menjadi sarana menjalin ukhuwah dan peningkatan spiritual dan jiwa sosial siswa melalui rangkaian kegiatan di dalamnya “ ujar Aan Setyo Nugroho, Ketua Panita Kemah Ukhuwah ini. Acara ini juga dimeriahkan dengan lomba pramuka, teamwork  building, game outdoor,susur desa dan ditutup dengan long march. Acara pentas seni berlangsung cukup meriah dan menyedot perhatian pengunjung dan warga sekitar perkemahan.
Sementara itu, Zahra Nandita Riyanti, salah seorang peserta mengatakan dirinya senang mengikuti acara kemah ini. Selain bisa belajar lebih mandiri, dia juga bisa belajar agama. “ Kemahnya tidak seperti biasanya, yang hanya kegiatan alam saja “ tuturnya.
Dengan ikut kemah ini, lanjut Zahra, dia juga bisa dapat banyak pengalaman dan teman baru. “ Senang teman – temannya banyak, dari SDIT yang lain jadi saling kenal, kalau ada kemah lagi, aku mau ikut “ kata dia.