Dalam menjalani kehidupan di dunia ini kita selalu beralis dengan
orang lain. Atau dengan kata lain, tidak ada orang yang dapat hidup sendiri
tanpa adanya orang lain. Kita
membutuhkan orang lain untuk mendampingi kita, berkomunikasi, berbagi suka dan
duka dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan secara bersama. Ilmu sosial mengatakan bahwa ’’manusia adalah makhluk sosial’’ yang
artinya manusia membutuhkan manusia lain untuk dapat bertahan hidup. Dalam
kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari kebersamaan. Maka kebersamaan
merupakan hal yang tidak bisa kita anggap remeh.
Untuk itulah diperlukan peran
guru, orangtua, dan masyarakat dapat memberikan pembelajaran kepada anak arti kebersamaan
tersebut. Agar anak-anak sewaktu di sekolah atau diluar sekolah saat bermain
tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri atau
teman-temannya. Ilmu kebersamaan itu memang tidak mudah namun kita bisa mengajarkan
mereka sedikit demi sedit agar merka paham apa itu kebersamaan. Dan dari
berbagai info ada beberapa dampak positif dari kebersamaan bagi anak-anak,
entah itu di masayarakat, keluarga, ataupun disekolah antara lain:
2. Mengisi satu sama lain
3. Meningkatkan prestasi dan rasa keingintahuan lewat belajar bersama
4. Menumbuhkan rasa ingin tahu
5. Meningkankan kecerdasan otak
6. Menimbulkan kegembiraan saat bermain bersama
7. Sopan santun kepada orang yang lebih tua
8. Menghargai teman yang berbeda suku, agama, ras, dll
9. Dapat membantu teman yang sedang mengalami kesusahan
10. Memancarkan wajah yang berseri-seri
Dari dampak positif yang disebutkan di atas yang berperan menjadi
pendorong dalam kebersamaan adalah kedua orang tua. Orangtua sangat berperan
karena orangtua yang mendorong semangat dan memberi nasihat ketika anak-anak melakukan
hal-hal yang menyimpang. Serta kita dapat kita dapat mengambil kesimpulan penjelasan di atas bahwa
kebersamaan sangat penting dan sangat bermanfaat bagi ana-anak terutama dalam
membangun dan membentuk kehidupan sehari-hari baik dalam masyarakat, keluarga
maupun dalam lingkungan sekolah pada proses belajar mengajar.


