Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / , Melatih Bertanggung Jawab

Melatih Bertanggung Jawab


Setiap Tanggung jawab itu tidak dengan sendirinya ada dalam diri setiap anak atau setiap orang. Anak-anak sebetulnya lahir tanpa mempunyai kesadaran akan tanggung jawabnya, jadi merupakan tugas orangtua dan guru untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab tersebut. Perlahan-lahan kita harus melatih atau menanamkan rasa tanggung jawab pada si anak sehingga pada akhirnya si anak akan melepaskan diri dari ketergantungan orangtua atau gurunya dengan mulai melakukan yang dia harus lakukan dari dirinya sendiri. Dalam hal melatih tanggung jawab anak, bentuk-bentuk yang bisa diberikan oleh orang tua ataupun guru adalah :

  1. Anak diberi wawasan bahwa mereka memiliki kemampuan atau merawat dirinya secara jasmani.
  2. Arahkan bahwa tanggung jawab mereka dapat dikembangkan dari tubuh secara jasmani ke barang-barang milik si anak.
  3. Disaat menginjak usia remaja kita juga akan menanamkan tanggung jawab untuk hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan emosionalnya.

Maka dari itu kita harus mengawasi dan membimbing setiap tingkah anak-anak agar mereka tahu akan tanggung jawab mereka. Walaupun ia masih kecil kita wajib untuk membimbingnya secara perlahan agar saat desawa nanti ia akan selalu mengingat tanggung jawab yang sudah diberikan kepada mereka. Apabila mereka berhasil untuk melaksanakan kewajiban dari tanggung jawabnya maka orangtua, guru, dan masyarakat pun akan bangga. Seperti dalam Hadits berikut :
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631).

Maka beruntunglah orang tua yang mempunyai anak sholeh yang tau akan kewajiban dari setiap tanggung jawabnya. Serta kita sebagai guru juga akan sangat bangga karena didikan kita dapat bermanfaat bagi si anak.


رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ


#ekstrakurikuler #lifeskill #umbah-umbah #nyucisepatu