Muroja’ah dalam jangka pendek merupakan muroja’ah yang
dilakukan setiap pekan. Minimal dalam setiap pekan dilakukan sekali muroja’ah.
Waktunya bisa setiap hari libur saat dilakukan belajar intensif. Yang
dimuroja’ah adalah materi-materi yang sudah dipelajari selama seminggu.
Kerjakan kembali latihan-latihannya. Hafalkan kembali definisi-definisi,
contoh-contoh, dan ketentuan-ketentuan yang ada. Lalu ada muroja’ah dalam jangka
panjang maksudnya adalah muroja’ah buku pelajaran yang sudah selesai
dipelajari. Jadi, saat kita telah menyelesaikan sebuah mata pelajaran kita ulang
dengan membaca, mempelajari dan mengerjakan kembali latihan-latihannya.
Sebaiknya kita lakukan muroja’ah beberapa kali. Terutama pada
materi-materi yang sulit kita pahami. Tujuannya, agar pijakan kita dalam
belajar semakin mantap. Dalam satu jam atau dua jam kita bisa membaca,
mempelajari dan mengerjakan latihannya sampai selesai. Intinya, kalau ingin
ilmu dan pemahaman kita bagus, jangan pernah bosan untuk melakukan muroja’ah.
Apalagi jika kita masih berada di tingkat dasar. Sebab tingkat dasar adalah
landasan kita berpijak. Kalau landasan kita kokoh, maka kita akan mudah untuk
naik ke tingkat selanjutnya. Namun, jika landasan kita rapuh, bisa-bisa kita ambruk
sebelum melangkah ke jenjang yang lebih lanjut.


