Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / , Melatih Budaya Berdzikir, Berpikir Positif Dan Berikhtiar

Melatih Budaya Berdzikir, Berpikir Positif Dan Berikhtiar


Dzikir menurut bahasa artinya ingat. Sedangkan dzikir menurut pengertian syariat adalah mengingat Allah SWT dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kita diperintahkan untuk berdzikir kepada Allah untuk selalu mengingat akan kekuasaan dan kebesaran-Nya sehingga kita bisa terhindar dari penyakit sombong dan takabbur. Seperti dalam firman Allah dalam Q.S Al-Ahzab : 41, artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Q.S. Al-Ahzab : 41)

Selanjutnya diantara keutamaan berdzikir secara umum adalah sebagaimana dalam firman Allah dalam Q.S Al-Ahzab : 35, artinya:

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang menjaga kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.“ (Q.S. Al-Ahzab : 35).

Jadi begitu dahsyatnya orang-orang yang selalu berdzikir kepada Allah SWT. Selanjutnya dalam berdzikir kita harus mempunyai pikiran positif agar hati, pikiran dan jiwa saling menyatu. Namun disamping itu ternyata berpikir positif itu memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Berpikir positif juga bermanfaat dalam meningkatkan optimisme dan motivasi dalam kehidupan. Selain itu berpikir positif juga berpengaruh dan bermanfaat terhadap kesehatan. Berpikir positif terbukti mampu meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh.

Para peneliti telah menemukan manfaat yang luar biasa dari sikap optimis dalam berpikir positif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa berpikir positif tidak hanya mempengaruhi kondisi tubuh agar tetap sehat dan mengurangi stres, namun berpikir positif mampu menunjukkan pengaruh pada kondisi seseorang secara keseluruhan sehingga mampu memperpanjang usia seseorang.

Jika kita sudah bisa membiasakan diri untuk berdzikir dan berpikir positif maka selanjutnya adalah Ikhtiar. Kata ikhtiar ini diambil dari bahasa Arab, yakni “ikhtaara” yang artinya memilih. Sementara dalam bentuk kata kerja, ikhtiar berarti pilihan atau memilih hal yang baik (khair). Jadi Ikhtiar adalah usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya, baik material, spiritual, kesehatan, dan masa depannya dalam usaha mendapatkan yang terbaik, agar tujuan hidupnya selamat sejahtera di dunia dan di akhirat.


Maka dari itu kita harus mengetahui bahwa manusia adalah sebagai hamba Allah yang diperintahkan untuk berusaha, bukan untuk berleha-leha. Sebab, rahmat Allah turun kepada kita melalui sebab atau usaha yang kita lakukan. Artinya, kita jangan pernah berputus asa dalam mencari rahmat dan ridha Allah SWT. Untuk itulah kita harus bekerja keras dalam hal pekerjaan, sekolah, beribadah dan dalam hal apapun agar hasilnya nanti bermanfaat untuk diri kita dan orang lain.