Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tentang Kami

JSIT adalah singkatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang merupakan organisasi Sekolah Islam Terpadu di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, Elemen Sekolah dan Guru Sekolah Islam Terpadu melakukan komunikasi dan koordinasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas belajar mengajar demi untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Bangsa dan Negara.

Popular Posts

Video Of Day

Kritik dan Saran

Name

Email *

Message *

[5] [Kegiatan] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / , Repling, Pramuka Anti-Mainstream Ala SMPIT Insan Kamil

Repling, Pramuka Anti-Mainstream Ala SMPIT Insan Kamil


Repling adalah salah satu kegiatan menuruni ketinggian dengan media tali Kernmatle (tali yang di desain khusus untuk kegiatan outdoor ataupun rescue) dari atas ke bawah. Dalam Panjat Tebing, Repling masuk ke dalam materi Descending yakni kegiatan turun atau menuruni tali.

Dari pengertian diatas ternyata Repling merupakan kegiatan ekstrim. Dan kegiatan itupun harus selalu dalam pengawasan ahli. Karena dalam permainan tersebut perlu skill yang baik. Selain perlu pengawas dalam Repling ada beberapa macam-macam dan teknik  variasi, yaitu :

              1.   Body Rappel, yaitu dalam Repling hanya menggunakan peralatan tali saja, yang dibelitkan sedemikian rupa pada badan. Pada teknik ini terjadi gesekan antara badan dengan tali sehingga bagian badan yang terkena gesekan akan terasa panas.

              2.   Brakebar Rappe, yaitu dalam Repling hanya menggunakan sling/tali tubuh, carabiner, tali, dan brakebar. Modifikasi lain dari brakebar adalah descender (figure of 8). Pemakaiannya hampir serupa, dimana gaya gesek diberikan pada descender atau brakebar.

              3.   Sling Rappel, yaitu dalam Repling hanya menggunakan sling/tali tubuh, carabiner, dan tali. Cara ini paling banyak dilakukan karena tidak memerlukan peralatan lain, dan dirasakan cukup aman. Jenis simpul yang digunakan adalah jenis Italian hitch.

              4.   Arm Rappel / Hesti, yaitu dalam Repling hanya menggunakan tali yang dibelitkan pada kedua tangan melewati bagian belakang badan. Dipergunakan untuk tebing yang tidak terlalu curam.

Dalam repling, usahakan posisi badan selalu tegak lurus pada tebing, dan jangan terlalu cepat turun. Usahakan mengurangi sesedikit mungkin benturan badan pada tebing dan gesekan antara tubuh dengan tali. Maka sebelum memulai turun, hendaknya perhatikan hal-hal berikut :

1.   Periksa dahulu anchornya.
2.   Pastikan bahwa tidak ada simpul pada tali yang dipergunakan.
3.   Sebelum sampai ke tepi tebing hendaknya tali sudah terpasang dan pastikan bahwa tali sampai ke bawah (ke tanah).
4.   Usahakan melakukan pengamatan sewaktu turun, ke atas dan ke bawah, sehingga apabila ada batu atau tanah jatuh kita dapat menghindarkannya, selain itu juga dapat melihat lintasan yang ada.
5.   Pastikan bahwa pakaian tidak akan tersangkut carabiner atau peralatan lainnya.

Dari beberapa penjelasan diatas,ternyata Repling ini salah satu kegiatan yang mengasyikkan. Kegiatan ini dapat memacu adrenalin, keberanian dan skill yang kita miliki. Maka kegiatan ini cocok sekali untuk ekskul sekolah. Dan kegiatan tersebut mempunyai beberapa manfaat, diantaranya :

              1.   Melatih keberanian
              2.   Melatih kehati-hatian
              3.   Melatih kedisiplinan
              4.   Melatih kerjasama
              5.   Melatih siap menerima semua tantangan